Kisah Mie Ramen..:)


Hahahhahahaha, entah kenapa tiba-tiba teringat cerita mie ramen antara aku, ayu, dan mie ramen. Cerita ini terjadi pada waktu aku mengikuti program kursus bahasa Inggris di Ohio, USA tahun 2009. Pada waktu hari adalah minggu-minggu terakhir kami di US, hari yang agak kurang disuka, karena harus mengepak segala rupa barang yang ada di kamar,dan itu gak sedikit. :)
Kebiasaan aku dan ayu (teman sekamarku) adalah membeli mie ramen di One dollar atau gas station, lalu memasaknya di kamar. mie ramen ini adalah mie instan a la Amerika yang hmmm.. rasanya agak hambar, tapi yummy.. hahaha..:D. Sama seperti hari biasanya, kami belanja mie ramen rasa ayam untuk dinikmati di kamar di sela-sela mengepak barang yang hedeehhh banyaknya.
Di tengah-tengah memasukkan barang di koper, pintu di ketuk ternyata teman-teman kami datang untuk membantu (hmm.. i didn't think they membantu at that time.. hahaha). Lalu mata kami (aku dan ayu) tertuju pada sebungkus mie ramen di depan pintu kamar, saling memandang dan bertanya apakah tadi tas plastik blanjaan kami jebol? hmmm... don't think twice, yah.. maybe..:) maka kami pun mengambil sebungkus ramen yang ada di depan pintu kamar.
Memasaknya dan menikmati ramen bersama kawan-kawan yang lain. Tak lama kemudian, kami mendengar suara ribut-ribut di luar kamar, tergerak dan penasaran maka kami pun membuka pintu kamar.
Saling memandang menahan tawa...hahahaaa(hmm.. merasa pikiran kami sama). Di depan pintu ada seorang penghuni kamar di ujung lorong yang sepertinya sedang mencari sesuatu. ingin bertanya " what are you looking for?" tapi keburu dianya berkata " Sorry, sorry, nothing happen sorry, soory!" then dia berteriak pada teman di ujung lorong " Hey, I can't find it. But I'm sure it felt down here" segera aku dan ayu masuk ke dalam kamar dan membuka laci kami.. dan kami pun tertawa terbahak-bahak
OMG,,,,, ternyata mie ramen kita masih utuh di laci, jadi mie ramen tadi... hahaha... (mie ramen milik penghuni ujung lorong). maka kami pun berniat mengembalikan mie tersebut dengan cara menunggu orang tersebut lewat di depan kamar (dan ternyata sampai di hari kepulangan kami orang tersebut gak lewat2, dan kami pun tak tahu dia penghuni tetap atau hanya teman dari penghuni). memasang mie ramen seperti posisi semula saat kita menemukannya, tapi tak ada satu pun yang mengambilnya hedeeehhh.. akhirnya... mie "salah sasaran" tersebut kami nikmati bersama. semoga orang yang meninggalkan mie ramen di depan pintu kamar kami ikhlas merelakan mie ramennya,,:)

Komentar

Postingan Populer